Cincin kawin itu masih berkilap di jari manis tangan kananya. Dan masih saja dia menatapnya dengan penuh senyuman bahagia, sore itu dengan ditemani foto-foto kesayanganya, dia dan keluarga serta sahabat-sahabatnya. Sederhana dan hangat terasa sore menyapa, sayup cahaya kemerahan memasuki ruangan yang masih sama sejak pertama dia ada disana bersama istrinya.
***
Lani, berkali-kali jatuh untuk kemudian bangkit lagi. Itu adalah prinsip yang dipegangnya hingga Lani bisa seperti sekarang ini, Lani bukan seperti perempuan kebanyakan pada masanya, dia tidak menyukai posisi aman, dia lebih suka menawarkan dirinya pada kondisi kritis. Karena dengan kondisi seperti itu Lani mampu benar-benar merasakan hidup. Prinsip manusia benar-benar merasakan hidup ketika dia sudah berada di ambang kematian adalah benar adanya menurut Lani, dengan prinsip seperti itu kita tidak perlu sakit stroke untuk sekedar mensyukuri bahwa Tuhan memberikan kenikmatan yang luar biasa kepada makhluk ciptaanya yang sombong ini.
Lani, terus melangkah, pencarianya belum selesai, baginya jalan menuju roma masih sangat panjang. Berkali-kali Lani bertemu orang, berkali-kali Lani menyapa dan menyambut kedatangan mereka dan berkali-kali pula Lani tidak pernah menemukan kejelasan tentang perasaan. Lani pernah menemukan manusia sempurna didalam perjalananya, Lani cukup bahagia, Lani merasa aman dan Lani terus dalam lingkaran kebahagian yang luar biasa. Hidup Lani seutuhnya sempurna. Kebahagiaan adalah sebuah sistem kata Lani, kebahagiaan secara kasat mata, seperti materi dan sebagainya adalah salah satu bagian sistem itu, namun juga kebahagiaan secara spiritual tidak pernah Lani tinggalkan. Yang mana, sinergisitas diantara keduanya merupakan kebahagiaan yang hakiki. Kata orang, materi yang berlimpah bukanlah segalanya. Itu kan kata orang-orang yang kalah. Sergah Lani ketika ada orang berkata seperti itu. Namun Lani tidak pernah menemukan titik fokus dari hubungan itu. Kadang semua sudah instan, kadang pula semua serba ada dan siap. Yang terlalu sempurna tidaklah sempurna. Lani tidak suka.
Lani akhirnya bertemu Lana. Lana bukanlah lelaki idamanya, Lana orang yang sangat berbeda denga Lani. Lana lebih terliahat acak-acakan dan seperti manusia yang antikemapanan. Walaupun demikian, Lani suka mendengar cerita Lana dan hal itu pun berlaku sebaliknya, Lana juga sering ingin mendengar cerita Lani. Lana banyak sekali mengenal orang, laki-laki, perempuan, lebih tua darinya atau lebih muda darinya. Lana bukanlah lelaki yang menarik ketika dilihat secara ansih sebagai seonggok tulang yang dibalut daging dan memakai baju. Namun Lana mempunyai kekuatan lain, Lana mempunyai sikap. Segila-gilanya Lana, dia tidak akan membiarkan seorang yang dikenali dan disayanginya menderita atau tersakiti, Lana mempunyai banyak sekali teman, dari berbagai macam jenis teman. Lana seperti pelangi, dia warna warni, Lana seperti Joker yang kadang bisa menjadi pelengkap ketika satu kartu apapun itu tidak ada, Lana kadang juga menjadi pemeran utama dalam satu skenario kehidupan. Namun Lana kadang terlihat seram tapi penuh kehangatan. Lana disukai banyak orang, karena sifatnya yang serba ada, kadang sesama laki-laki pun bisa jatuh cinta padanya. Kata seorang teman, hati orang seperti Lana sangat luas, dia bisa mencintai banyak hal dalam waktu bersamaan.
Bertemu Lani, bagi Lana adalah satu keajaiban, belum pernah Lana senyaman ini untuk bercerita, Lani selalu memandang mata Lana dengan penuh makna, ketika Lana bercerita. Pernah Lana bercerita pada Lani tentang satu sisi kehidupan yang Lana tidak pernah ceritakan pada siapapun! Namun pada Lani, apapun itu dia bisa bercerita, kadang hingga menangis dalam pelukan Lani. Lana dengan hidupnya yang sangat penuh pemakluman dan situasional kadang mengalami kesulitan, Lani bersedia sepenuh hati membantu Lana. Lani adalah sosok perempuan yang diidamkan banyak orang, cukup teratur dan rapi, dia mudah memahami orang lain. Lani sampai saat ini pun masih terheran-heran, mengapa akhirnya Lana.
Lana, suka jalan-jalan, mencari sesuatu yang baru dan penuh pemaknaan. Banyak hal yang ditemui Lana yang ditunjukan pada Lani, Lani senang, Lani seperti menemukan dunianya yang baru dan yang dulu, dunianya yang dianggapnya “rumah” untuk berpulang dan dunianya yang baru untuk kembali mencari jalan menuju Roma. bagi Lani hidup adalah perjalanan, kenapa harus berjalan? karena tidak pernah akan ditemui suatu hal yang indah yang tiba-tiba jatuh dari langit. Semua ada tanda-tandanya. Sebenarnya Lani pernah bertemu Lana, namun waktu itu mereka berdua hanya berprolog, benar-benar hanya sebuah prolog. Untuk bertemu berkenalan dan pergi dengan jalan yang berbeda, namun akhirnya Tuhan yang berkehendak… Iya, Lani dan Lana sama-sama berdoa, bahwa pertemuan mereka adalah benar-benar kehendak Tuhan. Bagi Lani dan Lana sepertinya banyak rambu-rambu, petunjuk jalan dan arah ketika mereka bersama. Dan semua petunjuk jalan itu terbaca dengan jelas. Lani dan Lana sama-sama mencari, dua hal dalam satu utas tali yang mencari satu hal yang sama.
Akhirnya Lani dan Lana menikah. Baginya pernikahan adalah satu jawaban yang pasti dari Tuhan. Namun, Tuhan kadang memang mempunyai satu skenario yang aneh. Lani lebih dulu menghadap Tuhan. Lani meninggalkan Lana untuk kembali sendiri. Lana hanya berharap semua cinta yang telah mereka jalin berdua adalah satu keyakinan bahwa Tuhan adalah sutradara terhebat satu cerita panjang kehidupan. Belum terlalu tua untuk menghadap Tuhan waktu itu, usia Lani masih sangat muda. Lana sangat merasa kehilangan, namun Lana seperti mendapatkan satu anugerah luar biasa. Lana tetap bisa mencintai dan menyayangi Lani seperti saat Lani masih bersama Lana, diranjang yang biasa mereka lewatkan melalui hari, Lana masih memasang dua bantal dan dua guling. Usia Lana masih belum mencapai kepala tiga saat itu. Lana masih memakai cincin pernikahanya hingga waktu itu. Lana masih saja memandangi foto-foto Lani, dan teringat bahwa Lani, susah sekali mau difoto. Namun karena Lana, akhirnya Lani mau difoto berdua. Lana hanya tersenyum dan mengingat memory-memory indah itu.
Dan hingga saat ini, usia Lana genap berusia 63 Tahun. Cincin kawin itu masih berkilap di jari manis tangan kananya. Dan masih saja dia menatapnya dengan penuh senyuman bahagia dihiasi kriput wajahnya yang semakin jelas, sore itu dengan ditemani foto-foto kesayanganya. Sederhana dan hangat terasa sore menyapa, sayup cahaya kemerahan memasuki ruangan yang masih sama sejak pertama dia ada disana bersama istrinya, Lani. Yang selalu hidup abadi dalam hati Lana. Hingga hari itu. Hari dimana Lana, dipanggil Tuhan.










So sweet…Hidup ini kadang begitu itu ya Mas ? Btw, Ini Nyata ?
hhmmm…. setia banget…
So, kapan sampean mau makai cincin kawin?? hehehe
Kisah ini nyindir banget. belum 5 bulan cincin kawin istriku sudah di pegadaian
wah ini jelas fiksi deh kayaknya… [identifikasi dari nama yang hampir mirip]
tapi jalan ceritanya bagus meskipun saya harus mengulang supaya mengerti
ditunggu undangannya… :p
lani dan lana ada., lantas herman kemana.?
sig., km msh nemenin pak dhe [yg dlm crita ini km sebut lana] klo hari dah menjelang senja.?
jgn trlalu jauh mikir sig., bs2 km menelan mentah2 omongannya., ya gk papa klo sisi baik semua., lha klo yg hidup dlm bayangan smua gmn.?
Eh., btw jangan2 km dah jd anak angkatna pak dhe.? Kasian dia., dah tua gk pny anak., km rawat yg baek ya., rumahnya jg dibersihin.
Salam buat pak dhe yak
_ini_kisah_nyata_lho_
eh lupa sig., kok fotona pak dhe yg sama kamu pas sore2 di dpn teras rumahnya gk km pasang.?
Bagus bgt lho itu., dpt bgt suasananya
setia nya….
Liat prolognya saya pikir ini ceritamu mas. Liat endingnya baru tahu kalo itu cerita orang lain. So,apa kabar kalian?
Akhrny datang juga.. Hehe.. Kmana aj bro?? Keep fighting. Cerita ny bgs. E,biasa aj de.. Malah kesian. Smg 63th-30th, sktr 30thn ya, eyang lana bs mwarnai hdup ny dgn kegiatan yg brmakna dn bermanfaat. Kesian kan,klo 30th cuma mikirin eyang lani ajah.. Salam y buat eyang lana. Smg nnt ktmu eyang lani di sana kelak..
Oiya, gravatarmu apik! *ngiri*
Wah idenya dari mana ini?
cerpennya menarik, mantap bro, dalem bgt arti sebuah kesetiaan
hehehehe
hehehe
tapi betul2 mereka cintanya semusim yakz
tapi ada terselip bahasa2 mahasiswa juga lho, dan ada beberapa salah tulis kata keknya (CMIIW)
@sHa : keknya ngak baca tagnya deh
hehehe iki tag cerpen
Mas Fauzan mau make cincin kawin kalo udah wisuda kali ya.
akhir yang bahagia…
wahhh sudah membicarakan cincin kawin nih
untung saya belum nikah
Wah benar2 sebuah kesetiaan yang luar biasa…… padahal usianya saat muda sewaktu ditinggal pasangannya dan bisa memanfaatkan usia mudanya untuk mencari teman hidup baru, namun tidak ia lakukan. Benar2 sebuah kesetiaan yang luar biasa…….
akhi apha kabar……..aktivis jalanan yang dulu selalu menemaniku di jalan di, tangkap polisi , di pukuli,….di marai2n…eh sekarang kok jadi melankolis begini bro………
tokoh lani yang berkarakter,,,,
cocok dg lana yang punya banyak cerita,
owkey jg, salut!
laki-laki kok namanya Lana ya??
saya kira tadi sesama jenis e.. wekekke…
mas tu cerita keren…
I T U K I S A H N Y A T A . . . . . . . .!!!!!!!!!!!!!!!!!
jhon,,, keren buanget jhon…
semenjak kenal kamu, kirain kamu orangnya model2 fedel castro geetoo
tapi ternyata PUNYA SISI MELANKOLIS JUGA THOOOOOO??????
hmmmmmm………….
artinya dalem..sebuah kesetiaan..hehe,koq ga nikah lagi aja ya??meski nikah lagi itu juga bukan disebut pengkhianatan cinta..tapi tetep setia dengan kesendirian juga gpp..:)
jujur, ak agak bingung waktu baca..apa ak yg akhir2 ini agak “lemot” yah.. klo secara arti ato makna cerita mungkin ak dapet..
tp ak belum menemukan kenikmatan membaca.
tp..sip lah..ini kan fist postmu ttg fiksi.
terus dicoba lagi aja..ntar mungkin nemu soulnya.
ato mungkin, sprti ini stylemu dlm menulis fiksi?bisa jd…
bagus koq sig.. (takut diomelin ntar)
hehehe..bagus koq..
btw,ngambil tema kesetiaan??ada apakah gerangan??
ehm2
.
Hwaaa….
Udah tuwir sekarang ternyata….
ra tau apdet… njelehi polll
iyo ki… ra tau apdet.. ra tau kopdar.. ngeplurk yo ra mudengan! ya mas ya
cerita lagi donk….
Tulisan yang menyentuh, tp saya jd menghawatirkan anda.
januari tahun lalu, anda dpt menghasilkan 9 postingan, sedang tahun ini hanya sebuah stellar, anda baik2 saja kan?
saya tidak mengetahui jika anda lebih fokus terhadap kwalitas drpada kwantitas., tp sebagai pengemban nama lebih baik utk kebaikan yg lebih besar saya rasa seharusnya anda melibatkan kwalitas skaligus juga kwantitas.
semangat sob..!!!
utk kebaikan yg lebih besar
Jhon., jare sibuk skripsi.?
Tp kok bs nulis bagus gini.?
Cen kw ki penulis handal….
Penuh talenta.
Ndang nggawe buku ae jhon.
kok belum di update pak????
nice story …
mudah2an saya juga begitu ya. AMin
Ceritanya mantab jaya, aku begitu ndak ya?
gak kenal aku… mbok dikenalke
katanya mau jadi lebihbaik?
Just dropping by.Btw, you website have great content!
______________________________
The Proven Quick And Easy Method To Induce Labor Naturally In Less Than 48 Hours!
Lani-nya gw bagt ruww gak mau dan gak suka di foto hehe
btw hebat tuw si Lana yaa setianya itu loh….gak gampang nemu orang seperti itu