Keringanan SPP/BPI Mahasiswa Baru UNS

Juli 4, 2008 § 33 Komentar

Wahai saudara-saudaraku selamat datang di kampus hijau UNS *yang katanya tercinta* disini kalian akan memasuki sebuah alam dimana kehidupan nyata di distilasi dan menjadi simulasi. Kawan-kawanku, yang nantinya akan meneruskan perjuangan ini adalah kalian. Jangan hanya diam, ketika kalian menjadi mahasiswa, berkaryalah kawan. Kalau kalian tidak mampu melunasi biaya SPP dan BPI yang ditagih pada saat akan registrasi kalian masih bisa mendapat kesempatan untuk mengajukan keringanan atau penundaan pembayaran SPP dan BPI tersebut, tapi ini jujur yak! Yang memang benar-benar membutuhkan lah yang akan Kakak bantu melalui BEM UNS. Persyaratan sebagai berikut:

KETENTUAN UMUM

  1. Pemberian dispensasi pembayaran SPP/BPI berupa : penundaan pembayaran, pengurangan/keringanan, atau pembebasan dari kewajiban membayar SPP dan/atau BPI.
  2. Penundaan pembayaran SPP dan/atau BPI hanya dapat diberikan kepada mahasiswa baru yang belum siap dana pada saat mendaftar awal semester satu.
  3. Pengurangan/Keringanan atau Pembebasan pembayaran SPP dan/atau BPI dapat diberikan kepada mahasiswa yang termasuk katagori :
  • Yatim, Piatu, atau Yatim Piatu, (Orang tuanya PNS UNS dan sudah meninggal dunia), dan nama anak tersebut masuk dalam daftar lampiran gaji (KP4).
  • Anak PNS-UNS Golongan I, II yang tidak mempunyai penghasilan lain, selain penghasilan sebagai PNS, dan nama anak masuk dalam daftar lampiran gaji (KP4).
  • Anak kandung Pegawai Honorer UNS yang tidak mempunyai penghasilan lain selain penghasilan sebagai Pegawai Honorer.
  • Anak Panti Asuhan.
  • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk kategori miskin atau tidak mampu.

Berdasarkan hasil seleksi oleh Tim, mahasiswa dapat diusulkan untuk diberikan dispensasi berupa :

  1. Penundaan pembayaran SPP dan/atau BPI.
  2. Pengurangan/keringanan SPP dan/atau BPI.
  3. Pembebasan SPP atau BPI.

PERSYARATAN

UMUM

  1. Mahasiswa mengajukan permohonan tertulis kepada Rektor melalui Dekan Fakultas yang bersangkutan, dan ditanda tangani oleh orang tua/wali pemohon.
  2. Tidak sedang memerima beasiswa apapun termasuk tunjangan belajar, dan belum bekerja yang dinyatakan dalam surat pernyataan dari yang bersangkutan dan diketahui oleh Pembantu Dekan III Fakultas yang bersangkutan.
  3. Pada saat mengajukan pengurangan/keringanan atau pembebasan SPP dan/atau BPI mahasiswa yang bersangkutan, tercatat secara sah sebagai mahasiswa dan aktif kuliah yang dikuatkan dengan surat Keterangan dari Ketua Jurusan/Program Studi yang bersangkutan.
  4. Foto copy Kartu Keluarga (KK) yang disahkan oleh Kepala Kelurahan/Kepala Desa dan Camat setempat.
  5. Surat Keterangan dari Kepala Kelurahan/Kepala Desa dan Camat setempat bahwa mahasiswa yang bersangkutan belum pernah menikah.
  6. Bukti pembayaran rekening listrik dan/atau Telepon 3 bulan terakhir.

KHUSUS

Anak Yatim, anak Piatu, atau anak Yatim Piatu (orang tuanya PNS-UNS) melampirkan :

1) Surat Keterangan Kematian orang tua, Ayah dan/atau Ibunya dari Kepala Kelurahan/Kepala Desa.

2) Foto copy Daftar Keluarga beserta lampiran daftar gaji (KP-4) yang disahkan oleh Kepala Bagian Keuangan untuk PNS Kantor Pusat, Lembaga, UPT dan Kepala Bagian Tata Usaha untuk PNS Fakultas.

•  Anak PNS Golongan I dan II, melampirkan :

1) Surat Keterangan dari Kepala Kelurahan/Kepala Desa dan Camat setempat yang menjelaskan bahwa PNS yang bersangkutan tidak mempunyai penghasilan lain, selain penghasilan sebagai PNS.

•  Foto copy Daftar Keluarga beserta lampiran daftar gaji (KP-4) yang disahkan oleh Kepala Bagian Keuangan untuk PNS Kantor Pusat, Lembaga, UPT dan Kepala Bagian Tata Usaha untuk PNS Fakultas.

•  Foto copy Surat Keputusan Kenaikan pangkat terakhir yang disahkan oleh Kepala Bagian Kepegawaian untuk PNS Kantor Pusat, Lembaga, UPT dan Kepala Bagian Tata Usaha untuk PNS Fakultas.

•  Anak Kandung Pegawai Honorer UNS, melampirkan :

•  Surat Keterangan dari Kepala Kalurahan/Kepala Desa dan Camat setempat yang menjelaskan bahwa Pegawai Honorer yang bersangkutan tidak mempunyai penghasilan lain selain penghasilan sebagai Pegawai Honorer UNS.

•  Foto copy Surat Keputusan sebagai Pegawai Honorer yang disahkan oleh Kepala Baagian Kepegawaian UNS untuk Pegawai Honorer Kantor Pusat, Lembaga, UPT dan oleh Kepala Bagian Tata Usaha untuk Pegawai Honorer Fakultas.

•  Anak Panti Asuhan, melampirkan :

Surat Keterangan dari Kepala/Pimpinan Panti Asuhan yang diketahui oleh Kepala Kalurahan/Kepala Desa dan Camat setempat.

•  Mahasiswa dari keluarga yang termasuk kategori miskin atau tidak mampu, melampirkan :

•  Surat Pernyataan bermeterai dari orang tua yang menjelaskan tentang

Pekerjaan/mata pencaharian dan penghasilan per bulan (keterangan penghasilan/gaji dari Instansi Ybs bagi Pegawai), serta tanggungan anggota keluarga, yang diketahui oleh Kepala Kalurahan/Kepala Desa dan Camat setempat.

•  Foto copy KTP orang tua Kartu Keluarga yang disahkan oleh Kepala Kalurahan/Kepala Desa dan Camat setempat.

SELAMAT BELAJAR

nb: info mungkin dirasa kurang lengkap, akan segera di update

Iklan

Tagged: , , , , ,

§ 33 Responses to Keringanan SPP/BPI Mahasiswa Baru UNS

  • aRuL berkata:

    sukses terus yah, semoga tidak ada calon mahasiswa ndak jadi kuliah gara2 hanya karena tidak ada biaya 🙂

  • ridu berkata:

    wah.. keren.. hebat deh.. semoga kampus lain juga kaya gini yah..

  • realylife berkata:

    semoga semuanya menjadi kenyataan ya mas , seperti saya mengharapkan doanya demi suksesnya kopdar bloggersumut yang ke 2 , artikelnya lebih lengkap silahkan mampir di blog saya
    makasih

  • ndöp berkata:

    EH, yang kayak begituan itu dulu saya sering dapat. lumayan buat beli hape. huahahaha…

  • Sawali Tuhusetya berkata:

    kalau saja banyak PT seperti UNS, bisa jadi banyak anak dari kalangan keluarga tak mampu yang bisa mengenyam bangku kuliah. sayangnya, dunia pendidikan kita sdh masuk dalam jaringan kapitalisme, sehingga hanya PT tertentu yang memang memiliki komitmen terhadap warga miskin yang peduli. salam kreatif dan sukses buat mas sigma.

  • septy berkata:

    Great, keren bgt! Hemm..jd semakin ingin melanjutkan sekolah tiap baca postingan ttg kampus. Semoga makin banyak orang pinter di negeri kita, jd ga sering dibodohin tetangga 😦

  • calonorangtenarsedunia berkata:

    Itu kampusnya siapa?

  • ichanx berkata:

    semoga mahasiswa kurang mampu masih bisa menikmati bangku kuliah…. nice bro! 🙂

  • juliach berkata:

    Ribet banget seh persyaratannya!!! Mengapa tidak memakai surat Keterangan Pajak saja?

    Di Perancis, setiap keluarga wajib deklarasi pajak dan membayar terkena pajak (tidak semua orang terkena pajak: tergantung dari penghasilan/kekayaan dan tanggungan). Jadi semua kepala keluarga mempunyai Keterangan Pajak/Advis d’impots

    Registrasi mahasiswa program doktorat di Univ. de Bourgogne hanya 300€/tahun (ini yg aku tahu, utk di bawah master mungkin 150€/tahun).
    Mahasiswa yg ortunya kurang mampu mendapat bursa (beasiswa) yg dipakai utk membiayai kehidupan sehari-hari. Mahasiswa yg mendapat bursa juga mendapat bantuan utk membayar apartemen. Mahasiswa baru juga mendapat bantuan utk instalasi sebesar 300€ utk membeli perabotan rumah (tentu saja mereca harus pisah dgn ortu). Anak berumur =>11th berhak mendapat bantuan kredit tanpa bunga/gratis utk membeli komputer. Aktivitas sport/musiq/kultural = gratis (malah diberi uang utk transport dan kado lainnya/voucher, ini utk anak SMP/SMA).

    Ini semua hanya dgn syarat:
    – Deklarasi dari pihak sekolah
    – Advis d’impots

    Utk anak berusia 16-25 th, pemerintah memberi bantuan kredit (yg cicilannya 1€/hari dan tanpa bunga) hingga 1200€ utk mencari SIM.

    Syarat:
    – Advis d’impots

    Sedang keterangan lain/sistem administrasi, mis: KK, semua instansi sudah online.

    Aku berharap para pejabat parlemen di Indonesia yg dikirim keluar negeri utk belajar/pengamataan, bisa menerapkan hal ini di Indonesia. Supaya hidup lebih simpel.

  • rama berkata:

    yaaahhh… udah mau lulus kuliah baru begini… hix

  • inidanoe berkata:

    TERUSLAH BERJUANG WAHAI MAHASISWA MUDA..!!!
    BTW SAYA DENGAR ADA KONSPIRASI ANTARA REKTORAT DENGAN ME***. BENER GAK SEH..??? ATAU PRESIDEN MAHASISWA BEM UNS A.K.A KRISNA AJA YG SEMBRONO NGOMONGNYA..???

  • aze--- berkata:

    jadi makin cepet kuliah nih….

  • wah ini yang namanya mahasiswa
    selalu ada semangat membara
    kritis adalah bagian hidupnya

    salut
    semangat!

  • puspa berkata:

    1. innovasi bidang pendidikan yang solutif.
    2. syaratnya cukup “berlapis”.
    3. memotivasi masyarakat sadar pendidikan.
    4. absolutely nice blog…

  • realylife berkata:

    numpang istirahat , minta keringanan ya ???

  • zoel chaniago berkata:

    au ah,,,, soalnya g’ pernah jadi mahasiswa 😀

  • error2succes berkata:

    kang arif, kami bukan tim sukses TReNDI. kami hanya relawan yang mencoba menambah kuat arus POLITIK PERBAIKAN dalam PERBAIKAN POLITIK menuju politik mensejahterakan masyarakat

    http://trendibandung.wordpress.com

  • SI DEDE berkata:

    just 1 question,
    yg termasuk kategori miskin tu sapa aja ya?
    indikator miskin-nya emang udah jelas?

  • indra1082 berkata:

    Ditengah Mahalnya Biaya Kuliah, Program2 kayak gini mesti diperbanyak, biar Pendidikan Indonesia makin maju. Sukses………

  • kishandono berkata:

    Ayo sebarluaskan info ini, print dan perbanyak lalu tempel di tiap perempatan. tetap semangat untuk belajar!

  • Dagri Fighters berkata:

    Assalamualaikum…
    maz, katanya kemaren aksi tentang sk 557 dengan tuntutan untuk menampilkan sk 557 atau perubahannya di website UNS. gimana neh foolow up nya????
    kok kayaknya sampai sekarang belum ditampilkan???
    apa saya yang gak tau ya???

    anyway…
    KeeP sTRuGGLiNg ya!!!!!!
    Never Ending Fighting DeH…

    Wass….

  • owbertku berkata:

    iah moga ajah sekarang bangku kuliah bukan hanya untuk mereka iang kaya….

    hiduuuuuuuuuuuup!!!!!

  • ra berkata:

    ya, selamat belajar, sudah memahami uupa 1960?

  • agus cuprit berkata:

    bro tetaplah semangat, jangan pernah berhenti berjuang. Apapun kondisi kalian, selalulah semangat…bukankah perjuangan yang nte lakukan bukan untuk manusia? segeralah bergegas….gapai ridhoNya semata

    wassalam

  • SPP berkata:

    If you assume that there’s no hope, you guarantee that there will be no hope. If you assume that there is an instinct for freedom, there are opportunities to change things, there’s a chance for you to contribute to making a better world. That’s your choice.NoamChomskyNoam Chomsky, The Chronicles of Dissent

  • He who lets the world, or his own portion of it, choose his plan of life for him, has no need of any other faculty than the ape-like one of imitation.JohnStuartMillJohn Stuart Mill

  • North Korea berkata:

    Women are among the most gracious phenomenons ever to walk the earth. I only sympathize for the many men who consider to be more manly is to be as much not like a woman.StuartNailStuart Nail

  • 9/11 berkata:

    If the dogs are barking at your heels, you know you’re leading the pack.AnonymousAnonymous

  • baliazura berkata:

    wah..kakak yang baek ya…

  • inidanoe berkata:

    YESSSS….. KOMEN KE 31…!!!!

    SEMANGAT KAWAN…..!!!!!

    ENTE SEPERTI INI DEWA LAUT TAU LHO….!!!!

    NANTI ENTE GK DAPET JOB…!!!!

    GK BISA BELI BIR DI WARING POJOK JALAN…!!!

    GK BISA NGEROKOK SAMSU DIKAMAR SAMBIL NGENET..!!!!

    AYO KAWAN….

    BANGKIT….

    KAMU BISA…!!!!

  • hanggadamai berkata:

    jangan sampai ada yg DO gara2 nunggak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Keringanan SPP/BPI Mahasiswa Baru UNS at lebihbaik.

meta

%d blogger menyukai ini: