Senyumku untuk UNS BlogFest 0.9

April 24, 2009 § 23 Komentar

Hari itu, semua begitu menghebohkan! Saya dan seorang teman berada di lantai 2 untuk memaintenance hotspot di gedung auditorium UNS. Aku sejenak berpikir, apakah semua peserta akan dapat konsisten  hingga pukul 16.00 sore nanti. Aku khawatir, karena biasanya para peserta seminar sudah mulai kabur setelah adzan dhuhur berkumandang. Kawanku yang hebat itu sudah tertidur pulas di atas kursi-kursi yang biasanya untuk menjamu para tamu wisudawan pada waktu-waktu kelulusan mahasiswa. Kasihan dia, semalam suntuk hingga adzan subuh masih saja mengutak-atik jaringan hotspot agar acara ini berjalan sukses. DAN, memang benar, salah satu point yang sangat penting pada acara ini adalah fasilitas hotspot. Karena acara ini adalah sebuah event yang  tidak main-main di UNS, namanya UNS BLOGFEST 0.9!!

Peserta begitu ramai, riuh rendah tawa mereka memenuhi seluruh auditorium, Iman Brotoseno sedang bersandar di kursi pembicara bersama seorang moderator, gayanya memang khas, seorang photographer sekaligus penulis dan pastinya berwawasan sangat luas. Dengan kaos semi formal dan sepatu santainya, dia begitu mempesona para audiens yang sedang mendengarkan berbagai fatwanya tentang dunia blogosphere di Indonesia. Cerita-cerita serunya tentang berbagai pengalaman seputar blog, jurnalistik, photography bahkan hingga soal politik pun menggemparkan suasana, disertai humor-humor segarnya, Iman Brotoseno terus melenggang dengan kalimat-kalimat indahnya. Audiens yang kebanyakan mereka adalah mahasiswa UNS dan tidak semua dari mereka mengenal Blog pun akhirnya manggut-manggut dan menyesap habis obrolan khas ngopi Iman Brotoseno. Benar-benar mantap!

blog1 uns

Tidak kalah ramainya, Kristupa W Saragih (the boss of FN, pen) banyak berbicara soal photoblog dan kemanfaatanya ketika sebuah photo dipublish melalui social netwoking semisal blog. Kristupa yang menggunakan pakaian santai tersebut juga bercerita, mengapa akhirnya dia memutuskan untuk memotret sebagai jalan hidupnya, padahal dulunya dia adalah seorang mahasiswa jurusan Teknik Geologi di Jogja.Kristupa juga memberikan banyak masukan tentang bagaimana membuat sebuah foto yang menarik dan bagaimana foto itu bisa berbicara, bukan hanya sebuah salon foto, namun foto juga harus mempunyai makna.

Dari atas sini, nampak mereka yang berdress code abu-abu, mereka adalah para pejuang blogfest 0.9 ini, mereka tampak bergembira, walaupun terkadang kutemukan beberapa diantara mereka yang berwajah kucel dan ngantuk, itu karena keistiqomahan mereka untuk lembur dan siap sedia dalam berbagai kondisi demi terlaksananya blogfest perdana ini. Akhirnya, ada juga yang membawakanku snack dan kopi hangat untuk mengisi perutku yang sudah keroncongan cacingnya. Sesi kedua setelah Kristupa dan Iman Brotoseno adalah Melanie Subono dan Radityadika.

Melanie Subono, seperti biasa dengan santainya dia melenggang memasuki auditorium dan memerintahkan semua mata yang melihatnya terpesona, penampilanya benar-benar Slankers sejati. Tidak mau duduk di kursi pembicara dan malah klesotan di di tangga podium. Setiap penanya laki-laki akan di samperinya, kalau perempuan, si penanyanya yang suruh ke atas podium. « Read the rest of this entry »

Iklan

Mereka Menjadi Korban

September 17, 2008 § 20 Komentar

Lima anak itu kini menjadi lengkap sudah kehilanganya. Sosok Bapak yang sudah tidak pernah lagi dijumpainya sejak beberapa masa lalu, kini Sang Ibu tercinta yang menjadi satu-satunya pejuang dalam hidup mereka, kini hanya tinggal memory yang masih hidup dalam labirin-labirin pikiran mereka saja. “Murniati (50), salah seorang korban tewas, adalah janda beranak lima, yang harus menghidupi dua anak terakhirnya yang duduk di bangku SMP kelas I dan SMA kelas III”(Kompas,17/09).

Disana ada 21 “Murniati” yang sama dalam sekejap. Dalam waktu yang sama pula, ada anak-anak lain yang kehilangan panutan hidup mereka, kehilangan tumpuan hidup mereka.

Hanya sederhana, demi 20 ribu rupiah yang diharapkan didapatkan secara cuma-cuma dari seorang dermawan besar yang setiap tahun menunjukan kedermawananya. Cukup simpel, mereka hanya perlu datang dari rumah lalu mengantri… dan 20 ribu ditangan, tanpa berfikir keras, tanpa keringat yang jatuh berpeluh untuk bekerja keras. Ironisnya, peluh yang tidak mereka keluarkan untuk bekerja itu, dibayar dengan nyawa.

Lalu, ada seorang pejabat besar bangsa ini yang menyatakan “saya kecewa, ikut berduka, kenapa hal ini harus terjadi..” Adalagi yang berencana ingin mengusut kasus ini kepada yang berwajib. Duka 21 keluarga hanya menjadi cibiran dan berita dikala senggang diantara sinetron-sinetron cinta monyet yang dipertontonkan kepada 250 juta penduduk bangsa pengemis ini.

Mereka adalah korban bentukan mental kalian! Kalian hanya berbicara dengan ringan untuk memberikan bantuan langsung tunai! kalian hanya beropini tentang “saat ini adalah saatnya subsidi orang”! kalian hanya berbicara dibalik kursi makan yang nyaman dan empuk! dikala disana kalian hanya menonton kedukaan 21 keluarga ini dibalik jas-jas mewah dan mobil berAC! kalianlah yang harus bertanggung jawab! kebijakan yang selama ini kalian keluarkanlah yang membentuk mental mereka! Mereka sudah menunggu bantuan langsung tunai yang kedua, seperti yang sudah ditayangkan di TV! Mereka hanya bisa menunggu!!! kalian buat mereka menunggu! Mereka tidak kalian ajari bertindak lebih kreatif untuk berusaha tapi kalian membentuk mereka menjadi pengemis-pengemis baru yang ketagihan! « Read the rest of this entry »

2008 BLOG YEAR!

Januari 2, 2008 § 3 Komentar

Blog itu ajaib, bisa merubah hidup seseorang. Yakin banget, bloggers semua yang ada di Blogosphere manapun sudah menemukan dunia barunya, dunia dimana semua orang bisa berkata-kata, membuang “sampah” yang ada di otaknya menjadi rangkaian huruf yang menjadi satu akhirnya menjadi susunan kata-kata. Jangan sampai kata kehilangan maknyanya kata hanna BB. Dunia yang begitu luas, yang kita lihat dan nikmati melalui LCD ukuran 1024 x 768 pixel.
Melihat postingan arul tanggal 30 desember yang menyampaikan beberapa artikel yang dari tetraloginya blog itu candu yang gongnya beliau tulis di akhir tahun sebagai refleksi akhr tahunnya saya juga jadi ikut-ikutan mikir, ternyata selama ini benar apa yang ditulisnya dalam arul.web.id nya yang baru. Walopun saya belum melewati semua tahap yang dilalui arul, tapi pernyataan tersebut logis. Apalagi melihat blog nya mas-mas dan mbak-mbak seleb blog yag postingan2nya selalu ditunggu-tunggu oleh pecandu2nya yang ingin menuliskan “PERTAMAXXX, …” dengan bangganya, lalu belum puas dengan itu langsung di hetrik lah komen-komen selanjutnya (sekalian numpang tenar gitu, red). Tapi saya sangat salut untuk bloger Indonesia yang seperti itu, kaget bukan maen ketika saya a couple months ago waktu pertamaX ngeblog, ngeliat “wupps,, serius nih 150 comments??!” dikepala saya langsung terpikir, kapan yak blog ku yang papa ini bisa dapat comments sebanyak itu, belum lagi kalo liat blognya para manusia-manusia super yang udah nerbitin buku, 300 comments lebih « Read the rest of this entry »

TENTANG TUHAN!

Desember 19, 2007 § 4 Komentar

Dalam sebuah ruang kuliah yang besar dilengkapi dengan screen LCD yang memperlihatkan materi kuliahnya yang hanya tertulis “Sebuah Eksistensi dan Keyakinan?” yang nampak sangat besar. Ruang kelas yang lebih mirip ruang seminar itu dipenuhi oleh mahasiswa filsafat, sehingga wajah-wajah mereka boleh dikatakan mirip plato yang sedang melamun dan brewokan tidak beraturan. Profesor yang memegang laser untuk pointer presentasinya itu, maju kedapan kelas dan…
Prof: apakah kau yakin terhadap agamamu nak? (berdiri didepan kelas dan menanyai salah satu mahasiswa yang ada didepan)
Mahasiswa: sangat yakin Prof..
Prof: apakah menurutmu tuhan itu baik?
Mahasiswa: sangat baik Prof
Prof: apakah dia punya kekuasaan atas semua hal di dunia ini?
Mhs: tentu Prof
Prof: hmm, baru saja saudaraku mati karena kanker, dan dia adalah orang baik menurutku, banyak membahagiakan orang lain dan sangat agamis, tapi ketika dia minta kesembuhan pada Tuhan utk kesembuhan kankernya, Tuhan tidak mengabulkan. Disisi lain, ketika kita berusaha untuk menyalamatkan orang lain yang akan mati karena sakit…tuhan bertindak apa nak?….
(60 mahasiswa di ruang besar dan dingin itu pun hanya terdiam)
Prof : lalu bagaimana menurutmu? Apakah Tuhan baik nak?…oke…lets start again with….you bisa jelaskan Anak Muda, apakah menurutmu Tuhan baik? (dia mengacungkan tanganya yang kurus dan putih bersih ke seorang gadis yang berambut panjang dan hitam dengan kaca mata putihnya yang nampak elegan)
Mhs: ya Prof
Prof: apakah setan baik?
Mhs: Jahat Prof
Prof: dari mana setan bisa eksis?
Mhs: dari Tuhan
Prof: oke, katakan padaku apakah ada kejahatan di dunia ini nak?
Mhs: sangat banyak Prof
Prof: ya setuju, dan Tuhan menciptakan semua yang ada di Bumi ini benar? Segala hal yang ada di Bumi ini adalah karenanya bukan..
Mhs: ya.
Prof: lalu siapa yang menciptakan kejahatan?
(mahasiswa hanya tertunduk memandang lembaran buku masing-masing dan terdiam)
Prof: dan disini ada kebencian, kemunafikan, penyakit, kejahatan dan segala permasalahan di dunia ini..siapa yang menciptakan?
(mahasiswa hanya terdiam)
Prof: science has 5 sense! To identify and observe everything around you..oke, katakan padaku nak, apakah kalian pernah melihat Tuhan?
Mhs: belum Prof
Prof: apakah kalian pernah mendengar Tuhan?
Mhs: tidak Prof, saya tidak berani.
Prof: apakah kalian pernah mennyentuh Tuhan, merasakan, mecium baunya? Apakah kalian pernah melakukan persepsi sensorik dengan Tuhan untuk smua hal itu?
(gaya bicara profesor itu semakin meledak-ledak dan scientifik)
Prof: apakah kalian masih yakin kepadaNya?
Mhs: masih Prof
Prof: menurut premis empirik, sensorik, dan motorik yang dijunjung tinggi oleh science serta demonstarble protocol menyatakan bahwa Tuhan kalian tidak eksis! Apa yang akan kalian katakan nak?
Mhs: tidak ada Prof, saya hanya punya keyakinan.
Prof: well, yup benar Keyakinan, itulah salah satu masalah dalam science.
(kepala profesor yang botak itupun semakin mengkilap dan kaca mata bulan separo nya sedikit melorot ke hidungnya yang mancung dan bengkok)
Dari kursi yang paling belakang ada seorang mahasiswa yang mencoba memberikan argumenya kepada Profesor itu.
Mhs: Prof, apakah anda yakin akan adanya sesuatu yang disebut panas?
Prof: ya
Mhs: dan anda percaya ada sesuatu yang disebut dingin?
Prof: ya
Mhs: Tidak Prof, tidak ada..
(ruang kuliah menjadi sepi dan tegang)
Mhs: prof, anda bisa mendapat banyak panas, agak panas, super panas, mega panas, sedikit panas, dan tidak panas. But we dont have anything called COLD profesor. Kita bisa mendapat 458 derajat dibawah NOL tanpa panas. Tapi disana tidak ada sesuatu yang disebut dingin,karena dingin adalah sebuah kata untuk menyatakan ketidakhadiran panas. Kita tidak dapat menghitung dingin. Panas adalah energi. Dingin bukan sebuah oposite dari panas, tapi hanya terjadi karena ketidakadaan panas.
(Suasana ruang kuliah menjadi semakin sunyi dan tegang)
Mhs: prof, apakah anda juga percaya dengan kegelapan? Apakah ada sesuatu yang disebut kegelapan?
Prof: ya pasti, malam itu apa kalau tidak kegelepan..?
Mhs: anda salah lagi Prof. Kegelapan hanyalah sebuah ketidakadaan cahaya. Anda bisa mendapatkan cahaya, cahaya yang cukup terang, cahaya yang sangat terang, hingga cahaya yang menyilaukan. Tapi anda tidak bisa mendapatkan kegelapan, anda tidak dapat membuat kegelapan menjadi ultra gelap, kegelapan hadir karena ketidakadaan cahaya.
Prof: oke, point yang mau kamu sampaikan itu apa?
Mhs: maaf Prof, premis filosofi anda cacat
Prof: cacat? Jelaskan kepadaku..
Mhs: anda berargumen dalam dualisme, anda berpendapat bahwa kehidupan adn kematian dua-duanya eksis. Tuhan yang baik , yang jahat. Anda terlalu menganggap bahwa tuhan adalah sesuatu yang terbatas, sesuatu yang dapat kita ukur. Prof science tidak selamanya bisa menjelaskan sebuah pemikiran. Untuk melihat kematian adalah oposite dari kehidupan, adalah sesuatu yang tidak substansi, kematian hanyalah ketidakadaan atau ketidakhadiran dari kehidupan.
Mhs: aku bertanya kepada kalian semua teman-teman, apakah kalian ada yang pernah melihat otak profesor ini? (dengan beraninya mahasiswa itu meneriakan sebuah fakta, kepada seluruh kelas dan kelas menjadi gaduh, disela-sela tawa para mahasiswa itu)
Mhs: apakah disini ada yang pernah menyentuh, merasakan, membau, melihat dan mendengar otak professor? So,,menurut premis empirik, sensorik, dan motorik yang dijunjung tinggi oleh science serta demonstarble protocol otak anda tidak ada, Prof..
Prof: ku rasa kalian bisa menyimpulkannya dalam sebuah keyakinan nak.
Mhs: itu dia prof, hubungan antara Tuhan dan manusia adalah terletak pada KEYAKINAN.

Translated from : dafneyrain US
Edited by: fauzan sigma

Where Am I?

You are currently browsing the pembuktian category at lebihbaik.

%d blogger menyukai ini: