Bukan Istirahat Panjang

Februari 24, 2008 § 14 Komentar

Ketika Sang Waktu serasa berhenti, memaksaku untuk hanya berdiam diri di depan kenyataan yang seharusnya dapat kutuliskan menjadi rangkaian tinta maya, jemariku hanya seperti mendung yang akhirnya memeritahkan setiap titik molekul H2O turun ke bumi berdansa dengan bumi menari-nari bersama rumput dipadang ilalang, gerimis. Namun serasa tercekat dengan berbagai macam  magnet kenyataan dari kutub-kutub yang saling berlawanan, jemari ini hanya terdiam. Sekali lagi terdiam untuk waktu yang cukup lama. Bukan karena tidak ada sesuatu yang ingin disampaikan, sebaliknya malahan, karena penuh dengan berbagai macam memory, hard disk otak ku serasa penuh, CPU usage serasa selalu 100%, tidak normal, sungguh tidak normal penggunaan CPU itu, kasihan aku dia.

Berminggu-minggu tidak menulis serasa berada di alam bawah sadar yang terlalu lelap, mimpi-mimpi nyata yang selalu hadir setiap hari hanya menjadi mozaik yang terlewatkan oleh seorang pengamen jalanan yang sudah bosan dengan kepenatan jalan raya. Yah.. memang, jalan ini terasa sungguh sesak, setiap detik selalu berubah, countdown timer itu pun berkata begitu, dia menjadi saksi bisu yang menghentikan sejenak perjalanan muhajrin itu untuk beristirahat.

aaah…meloncat kesana – kemari, sepeerti hari-hari terakhir yang kulalui selama beberapa minggu ini

Jibaku, hingga tengah malam, menanggung tanggung jawab moral sebagai seorang tentara melaksanakan perintah komandan  dengan pertimbangan-pertimbangan yang harus dipaksa rasional, berhadapan face to face dengan berbagaimacam varietas manusia lintas ideologi memecah keimanan menuju hipokrit.

Trans pemikiran, bertemu Homo sapiens pemalas, pemaki, pemarah, pembohong, pencuri, penjual janji kosong, pembual sistemik, dan berbagai macam homo sapiens yang tidak dapat dikategorikan manusia. maafkan aku Sang Waktu.

Nb: jarang nih nulis posting agak berbau curhat gini, lama ga ngeblog bingung juga jadinya..bener2 trans pemikiran nih..

 

Iklan

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with gila at lebihbaik.

%d blogger menyukai ini: