Kecewa Ku Kau Dia dan Mereka

Agustus 6, 2008 § 21 Komentar

Serasa disayat kalau mengingat banyak hal yang terjadi belakangan ini. Semua membuktikan bahwa kita adalah manusia yang tidak pernah bisa lepas dari permasalahan, sedikit pun! “Kau tahu, dimana tempat yang sama sekali tidak akan kau temukan permasalahan di dunia ini Bro?” tanya seorang kawan kepadaku. “Dimana tempat itu?”… “Dibelakang kampus UNS itu masih banyak lahan kosong, untuk kau buat kuburanmu!”

Mati. Kupikir, selama ini hanya orang mati yang merasa sangat nyaman untuk menghindar dari permasalahan duniawi. Banyak hal terjadi pada saat bersamaan, bahkan dua hal yang saling berlawanan sekalipun. Antara kekecewaan dan kebanggaan akan suatu hal. Antara kebahagiaan dan kesedihan. Antara menghampiri dan meninggalkan.

Teringat tentang meninggalkan, saat ini aku dan sahabat-sahabat ku akan meninggalkan sesuatu yang sangat besar dan berat untuk dilepas. Tapi kata mereka “Kita akan meniggalkan apa untuk Adik-adik kita?”. terjadi pada saat yang sama, terasa semua itu akan lepas dan kita bebas, benar-benar tidak akan lagi bisa berada disana untuk kembali menorehkan kata-kata di atas batu pualam untuk dikenang sebagai sejarah! Namun terlanjur kecewa, seharusnya kita bisa meninggalkan semua hal saat ini, untuk suatu kebaikan yang lebih besar!

Aku pernah berdoa, agar suatu saat akan ada yang meningatkan kami akan sebuah substansi. Dalam doaku pun aku menyerahkan diriku, seandainya jalan itu harus ditunjukan melalui diriku dan membuatku menjadi seorang yang harus dikorbankan untuk kebaikan yang lebih besar, aku menerima dengan tulus. Iya, bagaimanapun harus ada yang menjadi korban, harus ada yang menjadi penghantar pesan pada saat perang, dan dia siap mati.

Semua berawal dari sebuah kegelisahan, aku hanya berdiskusi dengan sepi yang setiap kata-katanya memekakan telingaku, setiap malam demi malam kulalui dengan berdiskusi dengan sepi. Sekali waktu aku berdiskusi dengan malam, namun ketika siang datang semua menjadi kabur. Aku mencari jawaban. Tapi yang kudapat adalah pertanyaan. « Read the rest of this entry »

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with kontemplasi at lebihbaik.

%d blogger menyukai ini: