Bernapas Dalam-dalam

Juni 7, 2008 § 53 Komentar

Kampusku, hari ini terlihat lagi mereka yang bertoga dan dengan bangganya memboyong atribut kelulusan dengan orang tua mereka. Menjadi raja sehari, iya benar sekali kata kawanku saat itu. Menengok beberapa langkah sebelumya ketika mereka menjadi unsur masyarakat yang idealis dan akademis teoritis. Sungguh tak terkira kehebatan mereka ketika itu, lulus dengan gelar sarjana, IPK diatas rata-rata, waktu super cepat.

Luar biasa! kata orang-orang yang datang pada hari ini, dan kata mereka hari ini hanya akan bertahan pada hari ini saja, jika mereka tidak mengerti seharusnya apa yang mereka lakukan saat menjadi mahasiswa.

Ah, kembali lagi nama mahasiwa menjadi favorit akhir-akhir ini. Apakah mereka yang lulus hari ini sudah memaknai kata ‘mahasiswa’ tadi dengan sesungguhnya? atau justru mereka membenarkan bahwa mahasiswa akhir-akhir ini menjadi kambing hitam. Saya hanya bisa berharap wahai kakak-kakakku dan kawan-kawanku yang dulu memikul nama besar mahasiswa, tidak terkecoh pada kualitas dunia nyata negara ini. Tetap dalam koridor idealisme untuk menjunjung tinggi realita!

Bahwa sesungguhnya saat inilah keputusan berada ditangan mereka, benar-benar lepas dari rumah idealitas keilmuan dan teori menuju sebuah pertarungan akbar dimana siapa pun tidak tahu siapa kawan siapa lawan. Parah lagi, bahwa mereka adalah calon pemimpin negeri ini. Warisan para “mobil-mobil tua” itu menjadi tanggungan mereka nantinya. Selamat datang kawan, selamat datang di dunia nyata yang penuh debu ini.

Wahai kawanku tarik napas dalam-dalam, sebelum berenang jauh kedasar samudra!

Iklan

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with lulus at lebihbaik.

%d blogger menyukai ini: