Kalian Adalah Isomer Dan Spektrum Warna

Januari 9, 2008 § 30 Komentar

Bagaikan api dari sebuah lilin kecil menyala ditengah ketidakhadiran cahaya lain, yang kemudian ditumpahkanlah diatasnya seliter bensin, kemudian meledak. Lilin yang hampir mati tersebut menjadi menyala berkobar-kobar memerintahkan kegelapan pergi ke tengah laut dan menghadirkan cahaya yang ikut menyinari sekelilingnya.

Lilin kecil yang sederhana namun selalu memberi cahaya harapan, hanya menorehkan sekelumit dari pancaran cahaya pelangi dalam spektrum warna yang tersusun rapi yang dipantulkan oleh prisma bumi sehingga mencabut hati setiap makhluk hidup di dunia. Dengan cahayanya yang redup Lilin kecil hanya mampu meminjam cahaya dari sang pelangi untuk mencoba menjadi bagian dari cahaya yang melolongkan suaranya melalui blog. Menghasilkan Pe eR kecil untuk sang pelangi agar menjadi inspirasi, dan kalian semua para bloger Indonesia, kalian adalah pelangi untuk lilin kecil yang kehangatanya pun tidak mempan untuk sekedar menghangatkan lalat yang kedinginan karena datang EL Nino, kalian pun selalu menjadi susunan molekul C8H18 rantai lurus dan rantai panjang yang selalu menjadi bahan bakar untuk sang lilin agar selalu bisa menyala ditengah ketiadaan cahaya. Lilin kecil akan selalu berdoa pada Tuhan agar disemburkan nurani pelangi agar diberikan sedikit panjang gelombang dari spektrum warna pelangi ditengah ancaman hujan badai. Kalian adalah gelombang pasang yang menghamburkan nelayan pencari ikan ke daratan untuk berbagi hasil berladangnya kepada lilin kecil ini.

Dihari ke empat ini Lilin kecil menjadi lilin harapan yang selalu menyala dan berpijar lebih terang karena kawan-kawan para blogger sejati pecinta wacana dan informasi, setiap pixel tulisan dan komen kalian merupakan sebuah catatan sejarah yang akan tertulis di buku sejarah anak kelas 5 SD terbitan balai pustaka nantinya *semoga*. Lilin kecil sangat ingin mengucapkan pelukan dan salam persahabatan yang dalam kepada penghuni jagat dunia maya yang semakin tidak ada batasnya dengan dunia nyata ini. Semoga melalui goresan –goresan kehidupan ini lilin kecil akan dapat berjalan beriringan dengan para spektrum warna dan isomer-isomer oktana dari golongan alkana untuk tetap berkarya melalui gudang kata-kata.

Untuk para komentator-komentator pertama saya, special thanks untuk kalian semua. They are: Arul, Sawali Tuhusetya, mybenjeng, ojat, goyangan, Liezmaya, andi bagus, atmo4th, hair, pelangi nurani, street punk, stey, undercover, goop, Moerz, amed, rizkivmaster, angga, akafuji, andhi, sungai, antarpulau, guh, nanang suryana, cK, joyo, Siwi Piranti, greengraphich, dan bahkan diantaranya ada yang lebih dari komen quadtrick, serta semua saja yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Kata-kata ini tersusun atas apresiasi kalian terhadap lilin kecil. Dan ini bukanlah suatu puncak kepuasan akhir, ini bukan sebuah destinasi, namun hal ini akan selalu memacu lilin kecil untuk meledakan cahaya (baca: semangat menulis) karena lilin kecil adalah anak SD kelas 1 dalam dunia tulis menulis.

Semoga ini akan menjadi sebuah pendahuluan dari berjilid-jilid sejarah kehidupan lilin kecil yang tidak tertinggal dibelakang oleh Sang Waktu.

Nb: tidak lupa untuk secangkir gumpalan kafein dan “siapapun” yang menemani malamku.

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with thanks to at lebihbaik.

%d blogger menyukai ini: